Tren Sepatu Ugly Trainers: Kenapa Alas Kaki ‘Aneh’ Ini Bakal Jadi Primadona di 2024?

Dunia fashion itu emang unik banget, ya? Kadang apa yang dulu kita anggap aneh atau bahkan ‘jelek’, sekarang malah jadi barang yang paling dicari dan bikin orang rela antre panjang. Salah satu fenomena yang paling mencolok belakangan ini adalah kemunculan kembali tren sepatu ugly trainers yang desainnya sengaja dibuat mencolok, tebal, dan kadang terlihat tidak proporsional. Meski awalnya memicu perdebatan di kalangan pengamat mode, nyatanya sepatu-sepatu dengan estetika ‘dad shoes’ ini justru berhasil mencuri hati para fashion enthusiast di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tren ini membuktikan bahwa kenyamanan dan keberanian untuk tampil beda kini jauh lebih dihargai daripada sekadar mengikuti standar kecantikan yang konvensional.

Fenomena “Ugly Shoes” yang Membelah Opini

Sebenarnya, apa sih yang bikin sebuah sepatu disebut ‘ugly trainers’? Istilah ini biasanya merujuk pada sneakers yang punya sol super tebal (chunky), kombinasi warna yang tabrakan, dan detail desain yang sangat teknis atau bahkan terlihat ‘berantakan’. Ingat nggak waktu Balenciaga merilis Triple S beberapa tahun lalu? Itu adalah momen kunci di mana standar estetika sneakers berubah total. Dari yang tadinya semua orang suka sepatu slim dan minimalis, tiba-tiba semua orang pengen pakai sepatu yang ukurannya dua kali lipat lebih besar dari kaki aslinya.

Di tahun 2024 dan menuju 2025, tren ini nggak cuma berhenti di satu brand aja. Kita melihat evolusi dari sekadar sepatu chunky menjadi sesuatu yang lebih fungsional namun tetap mempertahankan sisi ‘aneh’ tersebut. Tren Gorpcore, yang mengedepankan pakaian outdoor untuk aktivitas sehari-hari, turut mendorong popularitas sepatu-sepatu pendakian yang dulu dianggap cuma buat bapak-bapak yang mau naik gunung. Sekarang, sepatu gunung yang penuh dengan tali temali dan sol bergerigi malah jadi paduan sempurna buat dress cantik atau celana bahan formal.

Mengapa Kita Terobsesi dengan Sesuatu yang ‘Jelek’?

Psikologi di balik fashion ini sebenarnya cukup sederhana: kita semua ingin merasa unik. Di era media sosial di mana semua orang terlihat seragam dengan tren yang itu-itu saja, memakai sesuatu yang ‘divisive’ atau memicu perdebatan adalah sebuah pernyataan karakter. Selain itu, ada faktor kenyamanan yang nggak bisa bohong. Tren sepatu ugly trainers biasanya menawarkan bantalan yang sangat empuk dan dukungan kaki yang maksimal, sesuatu yang jarang kita dapatkan dari sepatu high fashion yang biasanya menyiksa kaki.

Statistik dan Pertumbuhan Industri Sneakers Global

Jangan salah, tren ini bukan cuma soal selera, tapi juga soal angka yang sangat besar di industri bisnis. Menurut laporan dari Statista, pasar sneakers global diproyeksikan akan mencapai nilai lebih dari 75 miliar USD pada tahun 2025. Yang menarik, segmen ‘luxury sneakers’ dan ‘performance-inspired lifestyle shoes’—di mana sebagian besar ugly trainers berada—mengalami pertumbuhan paling pesat dibandingkan kategori sepatu lainnya. Data dari platform reseller seperti StockX juga menunjukkan bahwa volume pencarian untuk model sepatu dengan siluet retro-atletik meningkat hingga 150% dalam setahun terakhir.

  • Pertumbuhan pasar sneakers tahunan rata-rata mencapai 5.3% secara global.
  • Brand seperti New Balance, ASICS, dan Salomon mengalami peningkatan penjualan dua digit berkat fokus mereka pada desain yang fungsional tapi tetap ‘ugly-chic’.
  • Konsumen milenial dan Gen Z menyumbang hampir 60% dari total pembelian sneakers di kategori ini.
Baca Juga :  Review Lengkap Undercover Fall 2026 Menswear: Inspirasi Gaya Avant-Garde Pria Modern

Kandidat “Ugly Trainers” Berikutnya yang Bakal Viral

Kalau kamu nggak mau ketinggalan zaman, ada beberapa jenis siluet yang diprediksi bakal meledak banget dalam waktu dekat. Fokus utamanya bukan lagi cuma sol tebal yang polos, tapi lebih ke arah desain teknis yang rumit. Simak beberapa di antaranya:

1. Retro Tech Runners

Sepatu yang terlihat seperti sepatu lari tahun 2000-an awal dengan banyak detail mesh dan bahan metalik. Brand seperti ASICS (seri Kayano atau 1130) dan New Balance (seri 1906R atau 2002R) adalah jagonya di sini. Mereka terlihat seperti sepatu yang dipakai orang tua kita untuk jalan pagi di kompleks, tapi itulah daya tarik utamanya.

2. Hyper-Functional Gorpcore Shoes

Sepatu dengan sistem tali serut (toggle laces) dan sol Vibram yang kokoh. Salomon XT-6 adalah pionirnya, tapi sekarang banyak brand lain yang mulai meniru gaya ini. Sepatu ini memberikan kesan bahwa kamu siap petualangan kapan saja, padahal mungkin cuma mau nongkrong di kafe di Jakarta Selatan.

3. Minimalist Chunky Sneakers

Buat yang masih ragu pakai sepatu yang terlalu ramai, tren ini juga mengarah ke siluet chunky tapi dengan warna monokrom atau tanah (earth tones). Ini adalah jembatan buat kamu yang pengen ikut tren sepatu ugly trainers tapi tetap pengen kelihatan rapi dan bersih.

Bagaimana Tren Ini Masuk ke Pasar Lokal Indonesia?

Indonesia nggak pernah ketinggalan soal urusan sneakers. Kalau kamu main ke daerah SCBD atau nongkrong di M Bloc, kamu bakal sering banget nemuin anak muda yang pede banget pakai ugly trainers. Tren ini masuk lewat budaya pop, musik K-Pop, dan influencer lokal yang mulai berani mengeksplorasi gaya eklektik.

Kabar baiknya, brand lokal kita juga nggak mau kalah! Banyak brand sneakers Indonesia yang mulai merilis koleksi dengan siluet chunky yang terinspirasi dari gaya retro. Ini membuktikan bahwa desainer kita punya kepekaan yang tinggi terhadap apa yang sedang terjadi di dunia mode global. Menggunakan produk lokal dengan desain internasional nggak cuma bikin kamu gaya, tapi juga mendukung ekonomi kreatif dalam negeri.

Brand Lokal yang Wajib Kamu Lirik

  • Compass: Lewat beberapa kolaborasi dan desain siluet yang makin berani, Compass tetap jadi primadona.
  • NAH Project: Sering bereksperimen dengan material dan bentuk yang modern, cocok banget buat gaya urban.
  • Aerostreet dan Ventela: Meski lebih dikenal dengan siluet klasik, mereka mulai memasukkan elemen-elemen desain yang lebih bold dan kekinian.
  • Word Division: Dikenal dengan desainnya yang provokatif dan seringkali mengambil inspirasi dari subkultur yang kuat.
Baca Juga :  Gaya Artis Terbaik Minggu Ini: Mengupas Tren Gaun Sculptural yang Berani dan Ikonik

Tips Padu Padan Supaya Tetap Stylish (Bukan Saltum!)

Memakai ugly trainers itu ada seninya. Kalau salah pilih baju, kaki kamu malah bakal terlihat terlalu besar atau kayak mau pergi ke gym tapi lupa ganti baju. Berikut tipsnya:

  • Mainkan Proporsi: Karena sepatunya sudah besar, coba pakai celana yang agak longgar (baggy jeans atau cargo pants). Ini akan bikin tampilan kamu terlihat seimbang.
  • Padukan dengan Outfit Formal: Coba pakai setelan jas atau blazer dengan ugly trainers. Kontras antara gaya rapi dan sepatu ‘berantakan’ ini bakal bikin kamu terlihat sangat high-fashion.
  • Saus Kaki itu Kunci: Gunakan kaos kaki putih yang agak tinggi (crew socks). Ini akan memberikan kesan retro yang kuat dan mempertegas desain sepatu kamu.
  • Dress it Up: Untuk perempuan, jangan ragu memadukan ugly trainers dengan maxi dress atau rok satin. Gaya ‘feminin meets sporty’ ini lagi tren banget!

Masa Depan Sepatu ‘Jelek’ di Lemari Kita

Apakah tren ini bakal hilang dalam sekejap? Sepertinya nggak. Industri fashion saat ini sedang bergerak ke arah personal expression dan kenyamanan jangka panjang. Tren sepatu ugly trainers bukan lagi sekadar tren musiman, tapi sudah menjadi bagian dari kategori dasar dalam lemari banyak orang. Sepatu ini menawarkan solusi bagi mereka yang bosan dengan keseragaman dan ingin sesuatu yang fungsional sekaligus artistik.

Jadi, kalau kamu selama ini masih ragu buat beli sepatu yang bentuknya agak aneh itu, mungkin sekarang adalah waktu yang tepat. Jangan takut apa kata orang, karena dalam dunia fashion, batasan antara ‘jelek’ dan ‘keren’ itu sangat tipis. Yang paling penting adalah bagaimana kamu membawanya dengan penuh rasa percaya diri.

Berani Eksplorasi Gaya Baru Sekarang Juga

Akhir kata, dunia mode adalah tempat bermain yang luas. Tren sepatu ugly trainers mengajarkan kita bahwa kecantikan itu relatif dan kenyamanan adalah prioritas utama. Di Indonesia, tren ini terus berkembang dan beradaptasi dengan budaya lokal yang semakin dinamis. Baik itu brand internasional maupun karya anak bangsa, pilihan ada di tangan kamu. Jangan takut untuk bereksperimen, padu padankan dengan gaya unikmu sendiri, dan biarkan sepatu kamu yang berbicara. Karena pada akhirnya, fashion yang paling bagus adalah fashion yang membuat kamu merasa paling menjadi diri sendiri. Selamat berburu trainers baru!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *